Nasib Yahoo Messenger

0
436

Yahoo Messenger akhirnya tumbang, dan kita akan mengatakan Adios kepadanya. Padahal dimasanya aplikasi itu menjadi favorit bagi para penggunanya.

Kids Jaman Now mungkin tak banyak yang mengenal Yahoo Messenger (YM). Bila pun tahu, bisa dipastikan saat ini penggunanya sudah berkurang, bahkan ditinggalkan, karena kalah saing dengan aplikasi chatting lainnya yang lebih berkembang.

Seperti diketahui, Facebook telah menggerus pengguna Yahoo Messenger, apalagi setelah hadirnya berbagai aplikasi chat berbasis android seperti Whatsapp, maka lengkap sudah penderitaan YM yang sempat jaya pada masanya.

Seperti diketahui, produk Yahoo itu merupakan aplikasi yang sempat favorit, karena selain menyediakan chat, YM juga mampu menampilkan video antar muka untuk penggunanya.

Sayang, karena lambat berkembang YM kalah saing dengan aplikasi-aplikasi lain yang lebih fenomenal danAkhirnya setelah hidup selama kurang lebih 20 tahun, aplikasi milik Yahoo akan menemui ‘ajalnya’ tepatnya pada tanggal (17/7/18).

Tapi tunggu dulu, meski Yahoo Messenger akan segera ditutup, yahoo akan menyediakan aplikasi lain sebagai pengganti yang nantinya dikenal sebagai Yahoo Squirrel.

“Kami masih melanjutkan eksperimen dengan layanan aplikasi terbaru salahsatunya adalah aplikasi pesan instan grup undangan bernama Yahoo Squirrel.” Tulis Yahoo.

Squirrel merupakan aplikasi yang berbeda dengan aplikasi chat yang ada, titik perbedaannya ada pada chatroom / grup via undangan.

Sebagai salasatu aplikasi yang menyediakan chatroom, Yahoo Messenger serta beberapa layanan yang disajikan Yahoo lainnya selama ini memang tidak menampilkan jumlah pengguna aktifnya.

Potensi pengguna YM sejatinya cukup besar, pasalnya mereka mengklaim ada ratusan juta orang yang menggunakan layanan yahoo.

Inovasi Yahoo pada Yahoo Messenger menjadi sebuah terobosan luar biasa pada masanya. YM menjadi alternatif cerdas untuk alternatif bagi pengguna SMS dan Email.

Sayang, seiring berjalannya waktu, Yahoo terkesan lambat membuat inovasi-inovasi baru sehingga tumbang oleh layanan sejenis yang lebih aplikatif bahkan berbasis android seperti Whatsapp, Messenger, WeChat, dan Snapchat.

Yahoo memang tidak menjelaskan secara detail soal alasan mengapa mereka menutup YM, tapi agresifitas aplikasi chatting berbasis mobile disinyalir menjadi alasan utamanya.

Saat ini kita tinggal menunggu, sejauh mana nantinya Squirrel mampu menjawab tantangan dan persaingan dengan aplikasi mobile lainnya.

sumber: bantentribun.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here